Bercerita , Diam Dan Menerima………

Malam yang begitu meresahkan dalam minggu harus kembali menjalani rutinitas pekerjaan , jejak kampung halaman dan begitu banyak dinamika yang terjadi menjadikan langkah kaki ini ringan dan berat di tiap bagian jejak yang tertapak. Selagi memang sang creator hidup sedang ingin memainkan peran dan bersenda gurau dengan semua keinginanya yang Serba Maha , manusia sepertiku hanya tersenyum melihat putaran video kisahku dimulai babak baru dengan sebuah tinggalan pena rajutan mimpi yang tertinggal dan bahkan telah masuk mulai tertata rapi dalam kotak emas tergembok.

Bagian hidup telah melanjutkan perjalanan nya yang jelas aku tahu pasti tujuanya adalah untuk kebaikan dan keingatanku akan takdir menjadi seorang manusia. Tas ransel pinjaman dengan berat yang dipikul hanya mampu membuat kaki ini seakan terkilir menjalankan dan menapakkan langkah dalam sebuah penerbangan. Ketika sebuah kontemplasi dalam keramaian adalah jalan yang kuambil maka akan aku dapatkan tawa pedih dan tangis bahagia telah menjadi bagian dalam sebuah fase hidup.

Bercerita akan semua hal terjadi hanya akan menjadikanku semakin kerdil untuk menjadi manusia lebih baik, karena otak dan pekerti yang dianugrahkan tidak untuk menceritakan apa yang sebenarnya hanyalah seonggok daging kotor yang mampu menceritakan semuanya.

Diam adalah caraku berdamai dengan semua yang sudah menjadikan ledakan kestabilan yang mulai tertata dan ditata. Ketika ruang tak lagi diberikan dan kesempatan adalah sebuah pemanis serta kebenaran haqiqi adalah sesuatu yang harus ternalarkan apalagi terpostulatkan oleh ilmu dunia yang tak lebih adalah turunan kesekian dari sebuah domain hati, JUJUR.

Mencoba menerima itu butuh waktu untuk semua kejadian ini..kesedihan yang memuncak , airmata yang terurai dan juga penyesalan mendalam telah menjadi bagian dari permainan adalah fase yang harus diambil oleh arti kata konsekuensi sebagai manusia .

Hidup ini adalah senda gurau dan seni peran , jadi mari kita mencoba menjadi seorang pesendagurau yang mengerti apa artikulasi dari senda gurau serta menjadi seorang ahli seni peran yang bukan mengarahkan namun menjalani pemeran dalam seni peran. lemah hati adalah sebuah penyakit yang menjadi pangkal semua kekacauan mengenali kesadaran sebagai manusia , karena apologia dan juga kejujuran adalah sebuah hal yang terkonspirasikan untuk didebatkan serta didiskusikan dalam sebuah domain diluar kosmik kejadian seorang manusia harus alami.

Sampaikan salam kebebasanku untuk semua kepengecutan , ketertundukan , keblingeran dan kesombongan menjadi seorang manusia. Aku masih menjadi rendra , masih manusia  , masih dangkal ilmu dan pengalaman hidup..karena aku tidak ingin menjadi matang dan busuk lalu jatuh menjadi tak bernilai. Untuk itulah aku memilih Bercerita …. Diam …dan Menerima….

Advertisements

About Peninta Dot Com

Belajar untuk menuliskan dengan benar-benar menuliskanya

Posted on September 8, 2011, in catatan Perjalan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: