Tentang bangga jadi Orang Indonesia

Cerita ini mungkin sudah sering didengungkan dan diceritakan oleh para politisi , motivator atau siapapun pasti samar sayup kita dengar menjadi hal biasa. Menulis adalah tentang momen dimana kita terpantik atau tersentil entah dengan sentimentil ataupun tamparan ke segumpal daging dan sepasang telinga.
Tentang Bangga menjadi orang indonesia sontak membuat saya merinding mendengar kalimat itu diucapkan oleh seorang CEO General Electric yang duduk nyaman memegang microphone , meneguk air dalam gelas dari air kemasan terkenal yang bisa juga dijadikanya bahan bercerita…dari kursi roda. Respect untuk beliau , Handry Satriago.

Intonasinya , keyakinan raut mukanya membuat saya merinding dan bergeming dari berdiriku dengan khidmat menyilangkan tangan sembari menerawang ke kharisma seorang dengan kepercayaan diri yang luar biasa. Tidak ada yang membentengi percaya diri setegas intonasi serta tatapan mata dari kursi roda seorang CEO General Electric. Tidak sedang membicarakan power of kursi roda , karena bukan itu esensi dari saya diam dan fokus mendengarkan beliau bercerita dengan gaya asiknya.

Di dalam perusahaan minyak internasional , di sebuah hall yang melambangkan kekuasaan dan ekslusifitas para pegawai dan hegemoni sebuah perusahaan minyak dimana latar belakang dari bisa menggunakan gedung itu adalah hasil feodalisme serta arogansi yang sangat tidak indonesia , disitu anda meletupkan kalimat ” Saya Bangga Menjadi Orang Indonesia !!” , ingin rasanya saya maju dan berlari ke atas panggung dan saya jabat kepal tangan anda sembari menepuk dada “Terima kasih sudah bangga menjadi orang indonesia”. Tentang sebuah cerita yang harus dituliskan kepada pemimpin negeri ini , itu adalah hal lain yang sangat intim untuk seorang Satriago dari hatinya untuk negeri ini.

Dan yang membuat semuanya begitu ringan terasa ketika mendapatkan intisari cerita panjangmu adalah saya diyakinkan bahwa selama ini saya telah melawan arus kenyamanan komunitas homogen dan hegemoninya , memberi warna serta menjadi berani berbeda itu tidaklah salah . Developing People for their sense of capacity and capabilities hunt struggling , adalah sebuah pekerjaan besar dan pekerjaan rumah seorang yang dikatakan pemimpin.

Saya belum pantas menjadi pemimpin pak handry , karena saya baru belajar merangkul dan menggenggam tangan rekan-rekan , saudara dan sahabat saya untuk meyakinkan bahwa rangkulan serta genggaman ini adalah ajakan ke tujuan yang sama dan langkah sejajar. Tapi ketika nanti memang suatu saat akan tiba waktu menjadi seorang pemimpin , maka saya akan selalu ingat bahwa developing people is about developing garuda on our confidence.

Garuda dan Indonesia adalah pemilik atas Negeri ini , Bangga Menjadi orang indonesia adalah keyakinan bahwa Indonesia memang mengijinkan kita hidup di tanah ini.

Salam dari pemuda pesendekap berjaket coklat yang berkesempatan mendengar anda bercerita tentang Bangga Jadi orang Indonesia.

Advertisements

About Peninta Dot Com

Belajar untuk menuliskan dengan benar-benar menuliskanya

Posted on April 20, 2013, in catatan Perjalan and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: